Monday, January 19, 2015



Bukit Nobita, siapa yang tidak kenal dengan bukit yang satu ini, bukit yang menjadi objek baru di kota padang yang tak boleh terlewatkan. Sebab bukit ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu memiliki pesona alam yang menyerupai film doraemon, itu sebabnya bukit ini dinamakan bukit nobita. Bukit ini sendiri sebenarnya bernama bukit tigo tungku sajarangan yang terletak di kecamatan kampung jua. Namun karena pemandangan di puncaknya yang mirip dengan bukit yang ada dalam film doraemon, bukit ini menjadi akrab di panggil bukit nobita.

Perjalanan menuju bukit ini tidaklah terlalu sulit. Dari pusat kota menuju jalan bypass, pengunjung akan bertemu dengan simpang 4 sebelum sampai ke teluk bayur, lalu belok kanan ke kampung jua. Jika pengunjung ragu, para pengunjung bisa bertanya dengan penduduk setempat.
Setelah sampai di lokasi, akan ada lahan kosong yang disediakan untuk parkir kendaraan roda dua, dengan merogoh kocek sebesar Rp. 5.000. Pengunjung tidak perlu khwatir karena kendaraan akan dijaga oleh pemuda setempat dan cukup aman disini. 

Setelah memarkirkan kendaraan, pengunjung akan berjalan kaki menuju tempat pendakian. Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat parkir. Setelah sampai di sana, akan ada petugas yang akan memberikan karcis seharga Rp. 3.000 per kepala. Setelah membayar, pengunjung sudah bisa memulai pendakian. Dari sinilah petualangan akan dimulai.

Selama pendakian pengunjung harus berhati-hati karena pendakiannya cukup curam dan agak licin. Jadi kalau tidak hati-hati bisa saja tergelincir. Untuk mencapai puncak tidaklah terlalu lama, namun karena pendakiannya yang curam membuat rasa lelah itu datang dan pendakian terasa begitu lama. Banyak juga pengunjung yang merasa tidak sanggup untuk melanjutkan pendakian, namun karena keyakinan untuk sampai di puncak, mereka menocoba melawan rasa lelah itu.

Ditengah-tengah pendakian, keindahan kota padang akan mulai terlihat, hamparan sawah yang luas, laut lepas yang seakan diam tak menyapa, dan bangunan-bangunan rumah warga yang berjejeran seakan seperti sebuah lukisan yang indah. Jika pengunjung mendaki di malam hari, akan ada nilai tambah. Yaitu lampu-lampu kota yang berkilau. Namun ini bukanlah akhirnya, masi ada puncak yang harus di capai.

Setelah sampai di puncak, rasa lelah akan terbayarkan. Karena pengunjung akan melihat keindahan kota padang yang sebenarnya. Pengunjung bisa berfoto ria dengan latar kota padang yang indah. Pengunjung akan merasakan ketenangan dan kenyamanan ketika berada di puncak, karena cukup jauh dari hiruk pikuk kota yang yang kadang membuat stress.

Travel Partner - Sahabat Perjalanan

Popular Posts