Bukit Nobita, siapa yang tidak kenal dengan bukit
yang satu ini, bukit yang menjadi objek baru di kota padang yang tak boleh
terlewatkan. Sebab bukit ini memiliki daya tarik tersendiri yaitu memiliki
pesona alam yang menyerupai film doraemon, itu sebabnya bukit ini dinamakan
bukit nobita. Bukit ini sendiri sebenarnya bernama bukit tigo tungku sajarangan
yang terletak di kecamatan kampung jua. Namun karena pemandangan di puncaknya
yang mirip dengan bukit yang ada dalam film doraemon, bukit ini menjadi akrab
di panggil bukit nobita.
Perjalanan menuju bukit ini tidaklah terlalu sulit.
Dari pusat kota menuju jalan bypass, pengunjung akan bertemu dengan simpang 4
sebelum sampai ke teluk bayur, lalu belok kanan ke kampung jua. Jika pengunjung
ragu, para pengunjung bisa bertanya dengan penduduk setempat.
Setelah sampai di lokasi, akan ada lahan kosong yang
disediakan untuk parkir kendaraan roda dua, dengan merogoh kocek sebesar Rp.
5.000. Pengunjung tidak perlu khwatir karena kendaraan akan dijaga oleh pemuda
setempat dan cukup aman disini.
Setelah memarkirkan kendaraan, pengunjung akan
berjalan kaki menuju tempat pendakian. Jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat
parkir. Setelah sampai di sana, akan ada petugas yang akan memberikan karcis
seharga Rp. 3.000 per kepala. Setelah membayar, pengunjung sudah bisa memulai
pendakian. Dari sinilah petualangan akan dimulai.
Selama pendakian pengunjung harus berhati-hati
karena pendakiannya cukup curam dan agak licin. Jadi kalau tidak hati-hati bisa
saja tergelincir. Untuk mencapai puncak tidaklah terlalu lama, namun karena
pendakiannya yang curam membuat rasa lelah itu datang dan pendakian terasa
begitu lama. Banyak juga pengunjung yang merasa tidak sanggup untuk melanjutkan
pendakian, namun karena keyakinan untuk sampai di puncak, mereka menocoba
melawan rasa lelah itu.
Ditengah-tengah pendakian, keindahan kota padang
akan mulai terlihat, hamparan sawah yang luas, laut lepas yang seakan diam tak
menyapa, dan bangunan-bangunan rumah warga yang berjejeran seakan seperti
sebuah lukisan yang indah. Jika pengunjung mendaki di malam hari, akan ada
nilai tambah. Yaitu lampu-lampu kota yang berkilau. Namun ini bukanlah
akhirnya, masi ada puncak yang harus di capai.
Setelah sampai di puncak, rasa lelah akan
terbayarkan. Karena pengunjung akan melihat keindahan kota padang yang
sebenarnya. Pengunjung bisa berfoto ria dengan latar kota padang yang indah.
Pengunjung akan merasakan ketenangan dan kenyamanan ketika berada di puncak,
karena cukup jauh dari hiruk pikuk kota yang yang kadang membuat stress.





